BALIKPAPAN - Seorang pengemudi online menjadi korban dugaan pengeroyokan saat berupaya melerai perkelahian yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Persatuan/Rusunawa RT 04, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 23.52 WITA. Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Saat ini, kasus masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur.
"Laporan telah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Personel sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas para pelaku," ujar AKP M. Chusen, Rabu (22/7).
Berdasarkan keterangan korban berinisial K.A., saat kejadian ia melihat sejumlah remaja terlibat perkelahian di sekitar kawasan Rusunawa Manggar Baru. Dengan niat melerai dan mencegah situasi semakin memanas, korban berusaha memisahkan para remaja tersebut.
"Namun, upaya tersebut justru berujung pada aksi kekerasan terhadap korban. Salah seorang pelaku diduga memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu, sementara beberapa pelaku lainnya melakukan pemukulan dan tendangan secara bersama-sama," lanjut M Chusen.
Lanjutnya lagi, akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Balikpapan Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Keterangan korban diperkuat oleh seorang saksi berinisial S.W. yang menyatakan melihat korban berusaha melerai perkelahian, namun kemudian menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang yang belum diketahui identitasnya. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Hingga saat ini, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan. Kami terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta penelusuran berbagai informasi yang dapat mengarah kepada para pelaku," tutupnya.
AKP M. Chusen juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk membantu mempercepat proses pengungkapan kasus serta penegakan hukum.
